Hutan Pinus Kalilo Purworejo, Cerita Pertama di Tahun 2019

Hutan Pinus Kalilo yang sejalur menuju Goa Seplawan

Kembali lagi mengisi sebuah cerita di #storyofmissrisna. Kali ini akan mencoba konsisten dan mencoba untuk kembali mengalahkan diri sendiri. Ya ... sesuai dengan traget blog yang sudah aku tulis saat ikutan #BPN30daychallenge. Ok... mari langsung ke topik ajah. Topik dimana akhirnya selamat datang tahun 2019. Mari tetap bersahabat dan melangkah bersama dengan Miss Risna di tahun ini. Di awali dengan menulis cerita dolan ke hutan pinus yang ada di pegunungan Menoreh. Hutan Pinus ini bernama Hutan Pinus Kalilo.



Berlokasi di Kalilo, Tlogoguwo, Kaligesing, Kabupeten Purworejo, Jawa tengah. Hutan Pinus Kalilo ini bisa diakses dari Kulon Progo atau Jogja. Kayak aku sama adikku. Soalnya lokasi Hutan Pinus Kalilo ini ada diperbatasan Kulon Progo dan Purworejo. Rute untuk menuju Hutan Pinus Kalilo kalau dari Jogja enaknya adalah kalau kalian tahu Gua Kiskendo, Hutan Pinus Kalilo ini berada di pinggir jalan menuju Gua Seplawan. Jadi perempatan setelah Goa Kiskendo nanti jika ke kiri Taman Sungai Mudal ambil jalan lurus menuju Purworejo arah Goa Seplawan. Nanti kalian akan melewati hutan pinus dengan jalanan yang di dominasi tanjakan dan turunan. Nanti pintu masuk Hutan Pinus Kalilo ini ada di kiri jalanan. Sedangkan untuk parkir dan rest area seperti toilet, mushola, warung makan ada di kanan jalan.


Tiket Masuk Hutan Pinus Kalilo

Lanjut ke HTM atau biaya tiket masuk Hutan Pinus Kalilo adalah Rp 5.000/orang (tanggal 1 Januari 2019) dengan jam operasionalnya kemarin ada papan pengumuman dari jam 6 pagi - 5 sore. Hal ini mungkin karena menang Hutan Pinus Kalilo ini emang bener-bener hutan banget sekalipun menjadi jalan penghubung Purworejo-Kulon Progo. Satu hal yang aku inget banget bahwa, Hutan Pinus Kalilo ini ternyata lokasinya merupakan lokasi dulu waktu aku melakukan foto prewedding-nya Intan. Kaget karena gak nyangka dan Alhamdulillah juga karena dijadikan tempat wisata.

Pemandangan Hutan Pinus Kalilo di Puncak Gardu Pandang

Meskipun tergolong baru dan Hutan Pinus ini merupakan Perum Perhutani KPH Kedu Selatan, oleh warga setempat sudah dibuatkan aneka macam spot-spot foto dan spot-spot cerita legenda di Hutan Pinus ini. Alhamdulillah gak bayar setiap spotnya. Harapan Miss Risna sih juga gak bakal bayar kedepannya. Cukup dengan HTM dan meningkatkan fasilitasnya tanpa harus merusak alam. Kenapa begitu? Karena menurut Miss Risna spot foto itu bisa dengan sebuah antrian dan perasaan kok. Pasti tahulah manusia ini kalau pengen foto tinggal gantian. Hal ini Alhamdulillah masih banyak aku lihat di tempat-tempat wisata alam. Kalaupun ada yang bayar itu karena emang membutuhkan tenaga atau jasa manusia, keselamatan dkk. Macam flying fox,  ayunan, atau permainan yang membutuhkan peralatan keselamatan dkk.

Rumah Hobit di Hutan Pinus Kalilo

Spot foto yang ada disini cukup beragam. Seperti rumah hobit, jam, pintu instagram, hammock, rumah pohon (papan pohon), gardu pandang dan lainya. Ada juga cerita legenda tentang batu tumpang yang ada di bawah gardu pandang. Miss Risna cukup menikmati Hutan Pinus Kalilo ini karena masih lumayan sepi, suara-suara alam macam angin, binatang dan hawa dingin akan membuatmu tenang. Oh ya... satu lah yang aku suka. Pengelola sini juga menyediakan sebuah papan yang berisi sticker-sticker komunitas gitu. Jadi In Syaa Allah ini kan meninimalisir vandalisme. Selain itu juga kemarin pas Miss Risna datang kesini ternyata ada sekeluarga melakukan camping juga.  Agak horor tapi kayak asyik juga sih karena masih hutan banget itunganya. Jarang suara motor dan hanya suara alam ajah. Bisa di coba neh.

Watu Tumpang dan cerita rakyat di baliknya

Aneka Spot Foto dan Gardu Pandang di Hutan Pinus Kalilo

Untuk jajanan di Hutan Pinus Kalilo ini, ada para penjual menggunakan motor macam cilok, bakso dan ada juga warung-warung di parkir. Rata-rata warung ini jualan, minuman kemasan, mie instan macam indomie,pop mie. Ada juga gorengan. Jadi gak perlu takut kelaparan. Kalau untuk biaya parkir kemarin pakai motor itu Rp 2.000 / motor.

Lokasi Parkir, MCK dan warung makan Hutan Pinus Kalilo

Setelah cukup puas cukup puas menikmati pemandangan, sudut-sudut Hutan Pinus Kalilo yang asri ini akhirnya aku sama Nisa memutuskan untuk pulang. Cuma kali ini kita pulangnya mencoba jalan yang baru saja dipoles dengan aspal baru. Yups kami lewat Gunung Gajah yang memiliki pemandangan Waduk Sermo yang super hits dan instagram-able itu. Jalannya yang mulus tentunya membuat kita bisa nikamati pemandangan. Cuma tetap harus hati-hati. Jalan ini juga tembusnya adalah Waduk Sermo yang mana kamu bakal menemukan pohon duren dan penjual duren. Sayangnya kami kagak doyan duren jadi cuma lewatin ajah. Sooo...itu lah cerita Miss Risna mengawali piknik di tahun 2019. Semoga harapan dan impian kalian di Tahun 2019 terwujud dan berkah. Aamiin

Full video di IG TV @risnadianti



See you ^^v ! 

#p.s : ini untuk Gmaps menuju Hutan Pinus Kalilo

Unknown

Perempuan yang terlahir dan (masih) tinggal di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Punya tekad buat explore plus santai manja di ujungnya baratnya Indonesia, alamnya Indonesia Timur, lihat oppa-oppa langsung di negaranya, menginjakan kaki di daratan negara Penjajah Indonesia dan bakalan kolaborasi sama idola Aamiin ^^v.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di Story Of Miss Risna, Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini ( NO SARA ) ^^v