Kalibiru Bukan Sekedar "Blue River"

#np Ran ~ Dekat Dihati & Tulus ~ Sepatu

Jump Shot para lelaki galau
Yay ...akhirnya kamipun menuju Kalibiru setelah menikmati jalan Clapar yang begitu indah.Rute yang kami ambil memang tebusnya adalah sebuah pertigaan sebelum Kalibiru kalau dari arah Waduk Sermo. Jadi dari pertigaan tersebut kami belok kiri terus mengikuti aspal dan taraaa...ternyata rame juga yang mengunjungi Desa Wisata Kalibiru ini.Banyak mobil yang parkir dibahu jalan dan ratusan motor nyampe lah terparkir dihalaman rumah penduduk yang digunakan sebagai tempat parkir. Sayangnya Anto hanya mengantar saja dan pulang karena ada urusan. Jadi tinggal kami berenam untuk menikmati Desa Wisata Kalibiru ini. Kamipun segera memarkiran motor kami dengan membayar Rp 2000/ motor sedangkan mobil Rp 5000. Setelah itu kamipun beli perbekalan minum dulu. Nah ini yang miss Risna suka, meskipun Kalibiru ini sudah menjadi desa wisata para penjual tidak meninggikan harga jual makanan. Masih normal menurutku. Dan taraa... tanjakan untuk memasuki gerbang Kalibiru telah menanti kami. Untuk masuk ke komplek Kalibiru ini kita akan ditarik Rp 3000/orang.


cukup 3000 rupiah / orang udah dapat asuransi loh
Permainan yang ada di Kalibiru
Sebenernya ini adalah kali kesekian aku berkunjung ke Desa Wisata Kalibiru (sebelumnya ceritanya disini) ini dan aku memang merasakan sebuah kemajuan yang semakin baik dengan wisata Kalibiru ini. Hal ini terlihat fasilitas yang ditawarkan oleh Desa Wisata Kalibiru semakin komplit. Kemarin ajah waktu berkunjung sedang ada sebuah makrab gitu. Jadi emang kalibiru ini selain menawarkan pemandangan alam untuk menikmati Waduk Sermo dari atas juga menawarkan Outbond dengan biaya Rp 25000 dengan 3-4 macam permainan. Nah yang menarik adalah ketika kami berkunjung, pengelolah sedang memberikan tawaran kalau kalian bisa melakukan tantangan dalam permaian outbound tersebut uang kalian yang Rp 25000 tadi bisa kembali plus uang Rp 100000. Tertarik sih aku cuma waktu itu yang didalam kantong gak cukup untuk nyoba permaian itu (hiiisshh..curhatmu loh Na'). Selain itu Kalibiru emang cocok untuk makrab karena sudah ada cottage, pendopo ataupun home stay. Kemarin pun sempat tanya-tanya, harga yang ditawarkan mulai Rp 120000-an kalau ingin makrab ataupun bermalam disini.

denah wisata

Jalur Tracking


Nah lanjut ke perjalanan kami menelusuri Kalibiru ini. Ya ...setelah kami melewati area outbond. Tibalah di spot yang begitu terkenal diseluruh Indonesia ataupun dunia. Ya..karena spot inilah maka handphone aku menjadi hang. (Apa hubunganya Na'?) Jadi kenapa bisa hang. berikut kronologinya :

Spot paling hits
Waktu itu aku seperti biasa, aku membuka sebuah social media yaitu instagram. Nah berhubung aku adalah followernya @ernandaputra (buat yang suka main instagram pasti tahu siapa dia) dia upload sebuah foto yang gak begitu asing buatku dan emang bener ternyata dia foto di Kalibiru. Waktu itu seingat aku emang di Ernanda ini ke Jogja bareng sama Keenan Pearce (IG : @keenanpearce ,kakaknya Pevita Pearce) dalam rangka sebuah kegiatan yang dipelopori oleh maskapai ternama Indonesia. Jadi mereka emang keliling Indonesia dan waktu itu lagi singgah di Jogja dan Kulon Progo termasuk dalam agenda mereka di Jogja. Nah dari upload-an si Keenan dan Ernanda ini masih slow slow ajah tapi ketika dua buah account IG ( @instanusantara @instanusantaraDIY) mengupload sebuah pemenang mingguan dan yang terpilih adalah foto spot di Kalibiru ini. Mbeeeeeh...dalam beberapa hari ke depan banyak teman-teman yang kirim aku screenshoot atau foto dengan spot ini dan bertanya ini dimana? dari sermo sebelah mana? dll.
missRisna with Ichut dengan BG view timur Kalibiru
View sebelah timur Kalibiru

Makanya gak heran kemarin ketika kami sampai disini spot ini yang paling banyak pengunjung dan antrian untuk photo disini lumayan banyak. Simbah yang mau foto di spot terkenal ini ajah tetiba males gegara lihat antriannya. Tapi santai saja banyak spot di Kalibiru yang keren buat foto-foto. Maka dari itu kami berenam menyoba jalur tracking yang udah dibuat oleh pengelolah. Dari jalur tarcking inilah kalian akan menikmati nuansa musim gugur ala-ala Eropa (Soalnya miss Risna dan temen-temn datangnya pas musim kemarau, jadi pohon-pohon lagi merontokkan rambutnya eh daunnya maksudnya). Ketika tracking ini kalian juga bisa melihat pemandangan kota Wates di sisi timur yang gak kalah cantik dan taraaa...kami akhirnya tiba di sebuah pendopo yang ada halamannya luas dan viewnya keren banget. Yuppy dari sini kita bisa lihat Waduk Sermo secara keseluruhan dan gak kalah kok dengan spot yang terkenal tadi. Makanya kami lumayan lama disini untuk narsis dan bergaya. Mau menantikan sunset tapi hari itu mendung plus Irvan ngejar waktu buat pulang ke Solo.
Nuansa musim gugur di Kalibiru
aku ngefans sama pohonya ..maaf ya
Ceritanya surfing
Dua bocah ini selalu romantis ^^v

Kelakuan 2 bocah ini kadang diluar logika manusia -_-"
Cocok neh buat menikmati sunset dan menenangkan diri
Ichut at Kalibiru

Kelakuan mereka ckckckck -_-"
Setelah cukup lelah dengan ritual narsisnya kamipun kembali menaiki jalan untuk kembali ke parkiran. Waktu menuju jalan pulang ini ada sepasang muda mudi bertanya dibawah ada kali (sungai) ya mbak, mas?. Ya ... inilah yang sering banget orang menganggap termasuk teman-temenku juga seh. Mereka mengganggap bahwa Kalibiru itu adalah sebuah sungai (Kali) yang berwarna biru. Ya...seakan mereka tertipu oleh nama desa wisata ini tapi sebenernya tidak juga, jika kalian bisa menikmati dan mengamati nya, Kalibiru bukan sekedar blue river lebih dari itu karena dari Kalibiru inilah kalian bisa menikmati alam yang begitu indah. Karpet hijau yang berupa pohon-pohonan yang tumbuh subur, langit biru yang begitu cerah dengan background pengunungan Menoreh, Waduk Sermo bahkan pantai selatan bisa kalian nikmati sini, Menikmati matahari terbit dan terbenaman pun terbingkai indah di desa wisata Kalibiru.
tara ... missRisna with Ichut
Waduk Sermo dari Kalibiru
Mereka dan Waduk Sermo

So..buat kalian yang penasaran dengan Desa Wisata Kalibiru yang berada di Hargowilis, Kokap, Kulon Progo ini bisa ditempuh dengan beberapa jalur,
  1. Jalur dari Waduk Sermo, ketika kalian masuk dan melewati jembatan dan kantor pemantauan Waduk sermo ada sebuah jalan menanjak ikuti ajah jalan tersebut lurus terus (khusus untuk roda 2) atau bisa lewat setelah kalian melewati wisata perahu wisata ikuti ajah jalan ntar sebelum SD atau jembatan ada papan petunjuk menunju Kalibiru - ikuti ajah jalan tersebut - sampai di sebuah pertigaan kalian ambil kiri - ikuti terus kalau nemu pertigaan tetap terus ntar Dewa Wisata Kalibiru ada disebelah kanan. 
  2. Jalur dari Clereng, Jogja-Sentolo-Pengasih-Clereng, habis jembatan pasar Clereng belok kiri ikuti ajah jalan tersebut ketika menemu pertigaan ambil yang lurus ajah atau
  3. Belok kanan ajah kayak miss Risna kalau mau sekalian menikmati indahnya Clapar.
Twitter : @dewikalibiru 
Web     :  kalibiru.com

*Medan menuju Kalibiru ini miss Risna sarankan pakailah kendaran yang bener-bener fit banget kalau bisa emang harus manual jangan matic (Jangan coba-coba pakai matic yang trayeknya cuma buat jalannya kota, kecuali kayak maticnya missRisna yang udah naik turun jalur Pengunungan Menoreh. tapi bukan berarti gak boleh,boleh pakai matic tapi ketika turunnya atau ketika kalian pulang mbeeh terasa banget dech deg-deg sernya).

Berakhir di Waduk Sermo. Thanks Gaeees
Perjalanan kamipun kami akhiri dengan melewati Waduk Sermo dan sempat mampir untuk sekedar narsis.

Pesen missRisna tetap sama, jangan pernah ninggalin sampah yang udah kalian bawa tadi. Bawa pulang atau buanglah pada tempat sampah. Jangan pernah merusak alam atau fasilitas yang udah disediakan. Jangan pernah kalian mencoret-coret untuk bukti bahwa kalian udah pernah kesitu atau sayang sama orang.

Miss Risna

Perempuan yang terlahir dan (masih) tinggal di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Punya tekad buat explore plus santai manja di ujungnya baratnya Indonesia, alamnya Indonesia Timur, lihat oppa-oppa langsung di negaranya, menginjakan kaki di daratan negara Penjajah Indonesia dan bakalan kolaborasi sama idola Aamiin ^^v.

32 komentar:

  1. kalo sore" saya belum pernah ke sini kapan" deh cobain kalo sore" ke situ hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku malah belum pernah yang pagi-pagi mas ...hehehe

      Hapus
    2. hhe cobain mbak smabil nyruput kopimex hehe iklan bayar gak nih?? hehe pizz

      Hapus
    3. masih gratis kok ... duh tapi sayangan bukan mencinta kopo ^^v

      Hapus
    4. wah sami mbak saya juga gak suka kopi hasehh

      Hapus
    5. bagusnya kalo ke kalibiru pagi atau sore ya??

      Hapus
    6. Menurut aku...mau pagi,siang dan sore bagus semua mas. Yang penting kendaraannya yang kudu bagus. soalnya tanjakannya lumayan wow ^^v . selamat bertamasya ke kulon progo

      Hapus
  2. mudah2an obyek wisata ini di masa yg akan datang semakin rapi 'n apik terutama soal vandalisme yg ada di sana semoga cepat dibersihkan ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiiin...iya sepertinya itu jadi maslah serius mbak/ mas... tapi aku yakin bahwa wisata kulon progo gak harus di pandang sebalh mata lagi ^^v

      Hapus
  3. apik banget.. pengen kesana tapi masih buta kulon progo,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. gambang kok jalaurnya.papan dari pemerintah udah lumayan yahud.hanya kemarin saya lewat jalan yang gak gak biasa ajah. #yuhdolankekulonprogo

      Hapus
  4. Nice mbak, suwun informasi dan awesome liputannya

    BalasHapus
  5. ayo rono neh ris.. ak ro fauzi ro dody..terke ya.. dadi guardku dirimu.. hehehe pisss.. :D
    mengko foto2 neh.. :D

    BalasHapus
  6. yow ... tinggal kabari lewat noki ijih duwe kan? nek gak wa atau line. opo nang omahku? tapi ojo pas long weekend di jamin rame.hahaha

    BalasHapus
  7. kalo ke sini sore, nggak ngantre panjang mbak?
    aku dulu ke sini pagi setengah siang juga udah ngantre itu rumah pohonnya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. intinya buka jam 9 pagi sampai jam 5 sore untuk last ticketnya mbak. Jadi kalau sorepun tetap ikutin antrian yang sebelumnya. mending pagi-pagi ajah mbak, terus coba tanya sama petugas buat beli tiket atau kalau rombongan pesan ajah dulu. kontak personnya coba cek di fb-nya kalibiru

      Hapus
    2. Akun fb-nya kalibiru apa y mb?
      Trims

      Hapus
    3. Untuk akun resmi kalibiru, aku kurang tahu kak.
      thanks for visiting

      Hapus
  8. apa harus pakai sepeda motor mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pada intinya mau pakai kendaraan apapun bisa sampai ke kalibiru. Yang terpenting adalah kondisi kendaraan dalam keadaan fit dan prima

      Hapus
  9. Mba, paling aman naik motor lewat mana ya ke kalibiru?
    Soalnya ada yg cerita jalanan ke sana terjal, jati takut duluan. hahahhaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. lewat via clereng aja kak, semua kendaran seperti roda dua atau roda empat sebenarnya bisa lewat.Hanya saja kondisi kendaraan yang penting fit begitupun yang mengendarainya.

      Hapus
    2. Mba tau rute lewat clereng ga, klo tau boleh kah di share?
      Awam bgt soal jalanan kota jogja.. hehehehhehe

      Hapus
    3. itu di atas sudah aku jabarkan kakak. misal dari kota Jogja (Malioboro) - ambil arah ke wirobrajan - pelem gurih - gamping - jalan wates - masuk kab. kulon progo (Jembatan 3) sungai progo - polsek sentolo masih lurus - pertigaan Indomaret sentolo belok kanan - lurus terus ke arah pengasih nanti ambil ke arah clereng sesuai papan pentunjuk

      Hapus
  10. Kalibiru memang selalu menarik untuk dikunjungi. :)

    BalasHapus
  11. mbk nya pake motor matic apa ya kalo boleh tau? seberapa naik kah tanjakannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa kok mbak, asalkan kondisi motor dalam keadaan fit. Tanjakannya kecil cuma kemiringannya bervariasi

      Hapus
  12. Wisata Alam Kalibiru memang tempat yang keren untuk didatangi. kapan - kapan pengen lah ke sini lagi. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak cuma kalibiru ajah loh kakak tempat wisata kulon progo yang kece, ada banyak air terjun dan wisata alam lainny

      Hapus
  13. keren keren..
    kapan kapan harus wisata kesini. hehe

    BalasHapus