Dear and Good bye

Postingan kali ini mungkin adalah sebuah puncak dari postingan-postingan random miss Risna selama ini. Walaupun kayaknya miss Risna pernah bilang di posting "Jodoh" itu adalah postingan random terakhir.hahahaha...Jadi gini ijinkan miss Risna mengisi blog ini dengan sebuah surat untuk seseorang yang sedang berada berada di tengah lautan (anggap saja begitu ...tapi jangan anggap dia paus atau patrick, spongebob dkk.hahahaha). Miss Risna mulai tanpa basa-basi
Dear and Good Bye || belajar sketch
(Part Dear)

Dear ...
Lewat sebuah tulisan ini aku ingin menuliskan kata-kata yang ingin aku ucap ketika bertemu dirimu, tapi makin kesini seakan semua itu adalah pertemuan semu yang tak akan menjadi nyata. Itulah yang berulang hingga detik ini karena sepertinya Allah masih belum mengijinkan (pasti ada alasan yang kuat kenapa Allah tak membuat yang semu itu jadi sebuah nyata). Mencoba kembali mengingat secara singkat saat kita pertama kali bertemu hingga sampai saat ini kita terpisahkan oleh ribuan mil tanpa terucapnya kata-kata perpisahan (maksudnya sebuah pamitan dengan good bye, see you soon ala Kang Gary.hahahaha...).


tak pernah berani untuk melukisan ekpresi di sketsa ini
Ingatan akan awal kita bertemu atau kenalan secara persis aku sudah lupa tapi hal yang aku ingat tentang kamu adalah  Sepeda Kecil biru, Sepak bola, Nitendo, Tamiya, Dragon Ball, Bola Tenis, Kaos Putih bergambar tokoh kartun Tweety. Ya ... kamu adalah seorang pengila sepak bola, hampir disetiap harimu selalu ada agenda untuk bermain sepak bola. Kamu tak akan melewatkan satu episode di hari minggu untuk melihat Dragon Ball, kamu slalu marah ketika direcoki ketika asik main nitendo, kamu kadang bawa bola tenis ayahmu untuk main teman-temanmu. kamu punya tamiya plus perlintasan super gedhe yang sering kamu mainkan bersama temanmu di teras rumahmu dan kamu slalu setia dengan sepeda birumu yang menemani kamu bermain di masa itu.

anak laki-laki berkaos putih bergambar tweety

Sedangkan kaos putih bergambar tokoh kartun Tweety...
Ingatanku akan mengulang dimana waktu itu seorang anak laki-laki dengan kaos putih bergambar tweety bercelana panjang coklat sedang berdiri disebuah pintu rumah. Anak itu hanya melihat isi dalam rumah dan mencoba mencari sesuatu. Akhirnya tatapan itu berhenti disuatu tempat dan tersenyum. Ya ... setelah itu dia hanya berdiri di depan pintu itu dan ketika semua orang yang di dalam rumah itu keluar langkah kecil anak laki-laki itupun mengikutinya. Anak itu berjalan dibelakang rombongan ...Ya anak laki-laki berkaos putih bergambar tweety itu berada dibelakangku.
Aku berjalan menuju pantai untuk menyapanya || Phototaken by @diankhoesna
Waktu terus berjalan dan kitapun tumbuh menjadi remaja tanggung yang sedang mencoba mencari jati diri. Dimasa inilah orang-orang menyebutnya masa puber. Masa dimana dulu yang kita tahu hanya sesama teman itu harus menyayangi hingga kini rasa sayang terhadap teman apalagi lawan jenis itu membuat kita harus memilikinya secara utuh.Hahahaha...bahasaku makin rancu. Yang jelas aku ingat bahwa kita juga mengalami masa itu dan aku ingat aku menolak ajakanmu untuk pergi ke sebuah pasar malam. Hahaha...suka tertawa bersalah kalau ingat itu.Dan sepertinya ... kita emang teramat nyaman dengan friend zone yang membuat kita menjadi tak canggung seperti masa itu.

Walaupun masa canggung itu kembali hadir ketika masa dimana hampir dua tahun aku dan kamu berada dalam 6 hari dalam seminggu harus bertemu. Masa dimana aku harus melihatmu bersama perempuan yang kau sayangi. Ya ... aku ingat masa dimana yang hampir setiap langkahku melangkah harus melihat sebuah drama percintaan. Melihat kamu bermesraan, melihat kamu ngambekan ma pasangan kamu, melihat kamu menghiburnya atau merayunya yang sedang bersedih atau marah dan lain sebagainya. Masa dimana yang sebenarnya akupun punya kehidupan percintaan sendiri tapi jujur itu cukup melelahkan untuk hatiku melihat semua itu (hatiku berasa ada yang aneh tapi entah kenap sebuah sugesti untuk baik-baik saja itu lebih kuat).Apalagi saat aku melihat semua itu sebuah balasan tatapan matamu itu yang tak sengaja aku melihat.Inikah caramu untuk mengucapkan bahwa kamu bahagia? apa yang sebenarnya yang ini kamu ungkapan? Aku tak bisa membaca matamu saatmu...karena aku lelah (Dimana-mana mata juga gak bisa dibaca Na'...hahahaha). Tapi aku slalu mencoba menyakini bahwa karena dalam diri kita hanya sebuah sahabat yang tak lagi memiliki rasa lebih dan masa itu adalah masa dimana aku sedikit tak mengenal kamu seperti yang aku kenal.
Akhirnya tibalah saat dimana kamu menghilang tanpa sepatah kata terlontar dari mulutmu ataupun sebuah tulisan dari tanganmu. (Emang siapa loe Na' harus dipamitin...hahahaha). Hingga akhirnya tahun telah berganti tahun dan Tuhan mengijinkan lagi kita bertemu dalam satu kesempatan. Hari itu Tuhan mengijinkanku untuk melangkahkan kakiku ke kotamu dengan kereta pertamaku. Pagi itupun ketika aku menginjakan kakiku disebuah stasiun dari jauh aku melihat sosok laki-laki dewasa. Ya...itu adalah anak laki-laki berkaos putih bergambar tweety yang kini telah bermetamorfosis menjadi seorang laki-laki dewasa. Pertemuan itu seakan menjadi momen awkward-ku, walaupun secara perlahanan mulai mencair.Hal yang aku ingat dari pertemuan ini adalah sebagian besar kejadian yang aku alami di kotamu adalah semua itu dejavu. Apalagi waktu kamu nunjukin sebuah tempat yang semua bintang-bintang itu terbalik. Ya ... aku ingat sekali, aku seakan pernah mengalami momen itu bersama seorang laki-laki yang takku kenal wajahnya dan ketika aku bertanya siapa dia, aku terbangun dari mimpiku.hahahaha...dan lagi-lagi kita berpisah tanpa sepatah kata dan tanpa saling melihat punggung (maksudnya apa seh Na').
Ombakpun datang menyapaku || Phototaken by @diankhoesna
Itu tadi cerita lebar tentang ingatanku akan pertemuan dan perpisahan paling terakhir kita tapi hal yang terpenting adalah ketika kamu seperti hantu ah bukan hantu seh tapi ketika kamu datang dengan membawa kabarmu dan menghilang dengan meninggalan harapanan (mungkin ini hanya perasaanku saja. Maafkan aku).Ya .. puncaknya adalah kemarin, ketika sebuah kalimat yang muncul dari diri kamu. Sebuah kalimat yang lumayan rawan ketika kamu lontarkan untuk perempuan seusia aku.hahaha...awalnya aku mengira kalimat itu adalah sebuah candaan tapi tanggapan hatiku berbeda karena kalimat itu darimu. Hingga akhirnya sebuah kalimat yang terkadang aku benci kalau jodoh tak akan kemana dan lagi-lagi aku slalu terhipontis dengan kata-kata yang terucap olehmu. Walaupun waktu itu kita sempat membicarakan dan mencapai sebuah kesepakatan. Hanya saja berjalannya waktu sebuah ketakutan semakin menghampiri. Ketakutan akan sebuah harapan di hariku yang terlalu besar, ketakutan akan ekspektasi dari apa yang kamu ucapkan ternyata sesungguhnya tak sama dengan ekspektasiku dan ketakutan ini pun udah aku sampaikan ke kamu. Sebuah kalimat "Jangan jadi beban ya Na" ,dari sini aku menyakini bahwa sesungguhnya tak ada sebuah keyakinan dalam diri kamu. Akupun berpikir apakah ini hanyalah sebuah rasa/kenangan yang tertinggal dalam diri kita yang sulit untuk dihapus??

[Part Good Bye]

Good Bye ...
Sebelum ber-Good Bye ...(berhubung besuk udah mau bulan November)
 
Ingatkah kamu akan beda ini?
Ingatkah benda ini >.< ?
Yuppy Kado yang masih tersimpan rapi di sudut kamarku. Aku ingat saat kita ulang tahun, kita saling bertukar kado dan kado inilah yang masih bertahan walau sering menghilang tapi slalu muncul seperti kamu. Plus ingatkah kamu kan akan benda diatasnya? aku masih inget kamu masih memakai itu saat di masa 6 hari dalam seminggu kita saling bertemu. Ya aku sempat kaget kamu masih memakai itu. Antara mikir kamu gak gak punya sabuk hitam atau emang sengaja atau hanya perasaanku saja? hehehe ...peace ya ^^v. Tapi yang difoto ini punyaku, ntah punyamu dimana.Terus maksudmu apa Na' dengan dua benda ini. Aku hanya ingin mengucapkan kata-kata yang selama ini gak pernah tersampaikan di tanggal kamu lahir didunia ini. Mungkin ini terlalu sangat cepat tapi
"Selamat Ulang Tahun ... tetaplah menjadi anak yang berbakti kepada ibu dan ayahmu, dimudahkan, dilancarkan jalanmu dalam mencapai cita dan kerjamu dan selalu diberikan kesehatan. Aamiin"
Terima kasih atas sebuah pertemuan yang terangkai dalam sebuah persahabatan, percintaan, kasih sayang, persaudaraan, ataupun sebuah pertengkaran kecil yang menjadikan sebuah kenangan itu lebih berasa dan berwarna. Maafkan aku bila pernah menjadi teman, sahabat, saudara yang menyakitimu, yang tak ada ketika kau susah dan duka dan dimasa kamu berada berada dimasa sulit saat di kota ini. Maafkan aku ... waktu itu yang hanya bisa mendoakanmu tanpa mendekatimu
"
.
Tak ada lagi tukar kado, tapi hanya sebuah doa yang aku bisa kasih untukmu dan semoga Allah selalu melindungimu.Aamiin

Dan sebuah part Good Bye ...
Perlahan jejakku ....| Phototaken by @diankhoesna
Kenapa Good Bye? Karena aku takut akan semakin sakit kedepannya begitu juga untuk dirimu. Mungkin bukan dengan menghapus kenangan-kenangan yang telah tertanam dalam diri kita. Tapi, kesempatan Allah yang telah memberikan jalan kita untuk kita berkomunikasi ntah sebagai sahabat yang lama tak bersua ataupun lebih, dan semua itu hanya akan berulang tanpa ada sebuah ketegasan ataupun kepastian kalau hanya mengikuti aliran air. Ya ... aku menemukan sebuah titik lelah. Entah ... mungkin ini adalah sebuah perasaan dari ekspektasi selama ini. Kamu datang dengan membawa harapan dan kamu menghilang dengan meninggalkan harapan yang semu. Hingga akupun kadang bingung untuk melangkah. Di sisi lain ketika aku menyakin bahwa kita bisa berjalan bersama tapi kamu menghilang tanpa kabar. Jika katamu Tuhan pasti kan ngasih jalan Na'. Ya bener Tuhan pasti kan ngasih jalan buat ORANG YANG BERUSAHA. Usaha... ya usaha, bukan malah genre atau apa tapi aku ragu ketika aku mencoba usaha dengan apa yang aku yakinin tentang kamu tapi kamunya gak ada usaha. Ya aku takut malah aku yang terlalu "ngoyo" buat berada disampingmu. Kenapa takut kalau kamu menyakini semua itu Na'? Wajarlah aku takut karena aku adalah seorang perempuan yang juga punya hati yang ingin dicintai bukan hanya mencintai? Aku juga bukan perempuan bodoh yang akan mengejar laki-laki yang tak akan mencintaiku ataupun tak memberikan sebuah kepastian demi seorang laki-laki yang mencintaiku dan mempunyai usaha bahwa dia pantas untuk aku cintai.
... dan jejakku pun hilang bersama ombak yang menyapa pantai || Phototaken by @diankhoesna
Good Bye Anak kecil berkaos putih bergambar Tweety yang telah bermetamorfosis menjadi Laki-laki dewasa. Seperti katamu "Bahwa Tuhan akan mengasih jalan" , ya Tuhan akan ngasih jalan dan aku meyakini jalan itu ada. Tapi aku ingin membuktikan bahwa apakah jalan itu akan tetap ada kalau semua akses menuju jalan itu ditutup dan tanpa ada usaha untuk membukanya kembali? Bukan bermaksud bermain-main dengan Tuhan. Tapi aku hanya ingin melihat kesungguhan dari hatiku dan hatimu. Ya ... aku hanya ingin apa aku dan kamu akan berusaha untuk membukanya.Aaaah ... lebih tepatnya aku ingin melihat usahamu, aku ingin lihat apakah ada sebuah keyakinan dan usaha darimu bahwa jalan itu ada? Aku hanya tak ingin larut dalam sebuah harapan yang tak pernah ada kepastian dan kesungguhan. Toh kalaupun ternyata kamu memiliki jalan sendiri bukankah akan indah tanpa kamu meninggalkan harapan.

Ya ... bertanyalah pada hatimu, apakah ada sebuah keyakinan bahwa kita bisa berjalan bersama menuju pantai dan menaiki kapal yang akan mengarungi lautan untuk menuju sebuah daratan yang kita yakini bahwa didaratan itu kita akan hidup berbagi. Berbagi kebahagian, kesedihan, kebaikan, keburukan dll.Tanyalah pada hati kecilmu apakah kamu yakin dengan membuka jalan itu tidak ada orang yang kau sakiti? Maafkan aku, walaupun aku tahu bahwa kamu saat ini sedang fokus akan sebuah impian, keinginan, target dan sebuah kebahagianmu. Tapi aku mohon jangan pernah lagi meninggalkan sebuah harapan pada perempuan sepertiku. Aku hanya ingin sebuah kepastian dengan usaha, kesungguhan yang terlihat dan dapat aku rasakan. Maafkan aku ...sekalipun aku sayang pada dirimu tapi kau mulai lelah dan takut menunggumu tanpa sebuah kepastian dan usaha yang nyata.
untitle |||| Phototaken by @diankhoesna edit by miss Risna
So ... bertanyalah pada hati kecilmu dan yakini semua itu.Sekali lagi "Good Bye Anak kecil berkaos putih bergambar Tweety yang telah bermetamorfosis menjadi Laki-laki dewasa" Bantu aku dengan keyakinanmu itu agar aku dan kamu tak saling melukai ^^V. Thanks, tetaplah semangat mengejar mimpi-mimpimu, arungilah lautan itu dan jangan memperintahkan burung camar untuk menyampaikan pesan padaku di tepi pantai kalau dirimu sendiri masih belum meyakini apa yang sesungguhnya hati kecilmu katakan.

Update :
Kini akhirnya kapal itu berlayar ke laut lepas. Aku yang berada di bibir pantai sudah mulai menemukan titik terang dan keyakinan dengan adanya surat darimu maka akupun mulai menaiki kapalku dan menjadi nakoda kapalku sendiri. Semoga Allah melindungi kita, melancarkan dan memberkahi jalan yang kita ambil. Aamiin.

Miss Risna

Perempuan yang terlahir dan (masih) tinggal di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Suka sama mie ayam, kuwaci lovers dan lagi butuh patner piknik yang suka motoin, bukan yang minta dipotoin ^^v.

4 komentar:

  1. Hmmm, you should told him about your feeling mbak. Or maybe you just want to put this words into paper, put it in into a glass bottle, and tossed into wide ocean and hope that someday he will pick it and read it? But that is never happen unless you told him. That's what I think mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuupz...aku menyatakan lewat tulisan di blog ini mas karena komunikasi tak menentumaka jika dia menghubungiku aku kasih link ini.hahahaha...krn email dll saya tak mempunyainya.tapi ide buat naruh kerasdi botol dan membuangnya di lautan keren tuh...berasa kayak di film-film ^^v

      Hapus
  2. wah ampun mbak..sesepuh saya sudah koment di atas saya idhem deh koment yg postingan di tasa yah hehe... emm cm barusan baca buku ada4 hal yang membuat lelaki itu sukses..1.jng lpakan orangtua terutama ibu, 2.bnyklah bersedekah, 3.bnyklah mnolong orang yg bth pertolongan 4.jng permainkan wanita.. saya lagi belajar buat amalin isi buku itu mbak hehe... pizz smga diberi yg terbaik ya mbak maaf geje g nyambung haseehh.. kapok dah kalo cowok ngasih harapan kasihan si cewek heheh pizz...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ship mas ... amalan semua itu. semoga jalannya selalu berkah. aamiin

      Hapus